|
|
|
Sejarah Berdirinya Perusahaan |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 29 June 2009 14:53 |
|
Pria Bernama Lengkap Safujiono ini adalah pemilik Perusahaan Kripik Aneka Rasa Dara Kembar. Lahir di Magelang tanggal 28 Juni 1975. Lahir dari keluarga Pengusaha singkong.. Pada tahun 1994 setelah lulus dari SMEA AN Muntilan Magelang safujiono berniat merantau ke jakarta dan bekerja sebagai tenaga administrasi di pusahaan keripik Sari Rasa Dua Kelinci yang tak lain adalah milih Ayahnya sendiri yaitu Bp. Zainal Arifin.
Setelah memutuskan menikah pada tahun 1996 serta kebutuhan keluarga yang semakin meningkat maka Safujiono mengambil usaha sambilan sementara sang istri membuka toko kelontong di rumah. pada tahun 2002 tokonya semakin berkembang menjadi agen gas elpiji dan minuman
Baru pada tahun 2003 keluarga ini memutuskan untuk menjual makanan ringan yang dibungkus kembali dengan merek sendiri yaitu DARA KEMBAR membuka perusahaan sendiri yaitu Aneka Rasa dara kembar..
Tahun 2004 Produknya mencapai 25 jenis makanan termasuk keripik yang ternyata menjadi produk unggulan dan lebih banyak disukai.. Akhirnya mereka memutuskan untuk memproduksi sendiri keripik singkong dengan merek Aneka Rasa Dara Kembar hingga saat ini. |
|
Last Updated on Wednesday, 01 July 2009 10:48 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 30 June 2009 17:37 |
|
Singkong ( Manihot Esculenta ) merupakan salah satu komoditas pertanian yang terpenting setelah beras. Lahan yang luas serta iklim Indonesia sangat mendukung tanaman singkong. Umumnya singkong tidak membutuhkan suatu perlakuan khusus dalam pertumbuhunnya, hanya ketersediaan Hara yang diperlukan. Hal ini tentunya sangat menguntungkn bagi sebagian besar petani singkong karena dapat mengembangkan usahanya tanpa dengan mengeluarkan biaya yang besar. Indonesia merupakan Negara penghasil singkong terbesar kedua setelah Brazil. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menjadikan singkong sebagai produk Subtitusi beras. Namun pada saat ini singkong kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, karena dianggap sebagai komoditi yang kurang kompotitif dibandingkon dengan komoditi pertanian lainnya. Namun jika diteliti lebih dalam, komoditi sinkong memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan karena memiliki manfaat yang cukup banyak. |
|
Last Updated on Tuesday, 30 June 2009 18:14 |
|
Read more...
|
|
|